Komunitas Blogger Kotawaringin Barat

Islamic Calendar

Islamic Widget

Rabu, 02 Januari 2013

Puskesmas Madurejo Tangani 46 Kasus DBD

Puskesmas Madurejo, Kotawaringin Barat (Kobar), sudah menangani 46 kasus demam berdarah dangue (DBD) sepanjang 2012. Jumlah tersebut tergolong banyak dibandingkan puskesmas lainnya.
Petugas Puskesmas Madurejo Bahrianto mengatakan, banyaknya kasus DBD yang terjadi di wilayah Puskesmas Madurejo akibat perilaku masyarakat yang masih kurang perduli terhadap pemberantasan jentik dan melakukan pola hidup sehat. Padahal  pihak puskesmas tidak kurang-kurang melakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang masalah kesehatan. Di samping itu, di lingkup Puskesmas Madurejo juga sudah terdapat 11 jumantik yang selalu aktif melaksanakan kegiatan.
“Selain tingkat keperdulian, juga koordinasi lintas sektoral yang kurang. Keterlibatan Pemerintah Kecamatan (Arsel) bisa dibilang minim. Kita perlu partisipasi dari pemerintah kecamatan untuk melakukan upaya sosialisasi yang lebih intens,” papar Bahrianto. Sejauh ini hanya pihak puskesmas dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kobar yang selalu aktif. Padahal, untuk mengkoordinasi masyarakat perlu adanya keterlibatan pihak kecamatan secara langsung.
Lebih lanjut Barianto mengatakan, berbagai upaya yang sudah dilakukan pihak puskesmas dan Dinkes diantaranya, penyuluhan terhadap berbagai kelompok masyarakat seperti kelompok shalawatan, surveiland di lapangan, pembagian abate dan fogging yang dilakukan dinas kesehatan.
“Kami sudah semaksimal mungkin melakukan sesuai protap,” ujarnya. Sekedar diketahui, Puskesmas Madurejo menjangkau dua kelurahan dan satu desa.
Selain wilayah Kelurahan Madurejo sendiri, wilayah kerja Puskesmas Madurejo juga membawahi Kelurahan Sidorejo dan Desa Pasir Panjang. Semua masuk Kecamatan Arsel. (Sumber Radar Sampit, 26 Desember 2012)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar